Sekretaris

Sekretaris mempunyai tugas melakukan pengelolaan administrasi umum, kepegawaian, perencanaan dan program, keuangan, perlengkapan, peralatan, kerumahtanggaan, perpustakaan, protokuler, kearsipan, inventaris, aset, ketatalaksanaan, Standar Operasional Prosedur (SOP), produk hukum serta pelaksanaan hubungan masyarakat.

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada pasal 9, Sekretaris mempunyai fungsi :

  1. pembinaan dan pengendalian teknis penyusunan program kerja dan kebijakan di bidang  penanaman modal dan pelayanan perizinan satu pintu;
  2. pembinaan dan pengendalian teknis penyiapan sarana dan prasarana di bidang  penanaman modal dan pelayanan perizinan satu pintu;
  3. pembinaan dan pengendalian teknis urusan administrasi umum, ketatausahaan, rumahtangga, barang inventaris, asset, perlengkapan, peralatan, pemeliharaan dan perpustakaan;
  4. pembinaan dan pengendalian teknis urusan kepegawaian, organisasi, ketatalaksanaan, produk hukum serta pelaksanaan hubungan masyarakat dan protokuler;
  5. pembinaan dan pengendalian teknis pengelolaan administrasi keuangan;
  6. pembinaan dan pengendalian teknis penyusunan program kerja tahunan, jangka menengah dan jangka panjang;
  7. pembinaan dan pengendalian teknis penyusunan rencana anggaran bersumber APBK, APBA, APBN dan sumber lainnya yang sah;
  8. pembinaan dan pengendalian teknis penyusunan rencana strategis, rencana kinerja, laporan akuntabilitas kinerja di bidang  penanaman modal dan pelayanan perizinan satu pintu;
  9. pembinaan dan pengendalian teknis monitoring, evaluasi dan pelaporan;
  10. pelaksanaan tugas–tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh Kepala Penanaman Modal Dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Facebook Fans Page